Bayangkan aroma kari Jepang yang menguar dari semangkuk mi yang mengepul. Itulah curry udon (カレーうどん): mi gandum yang kenyal dalam kuah panas beraroma kari. Namun, ini bukan nasi kari yang dituangkan di atas mi. Sebaliknya, juru masak membumbui dashi khas kedai mi dengan kari, lalu mengentalkannya agar menempel di setiap helai mi.
Berikut ini cara curry udon berkembang di Jepang, seperti apa rasanya, dan bagaimana perbandingannya dengan udon biasa. Anda juga akan menemukan resep rumahan berbasis dashi dan bubuk kari, beberapa variasi populer, serta tiga kedai khusus yang layak dicoba.
Apa Itu Curry Udon?

Curry udon merupakan sup mi Jepang berisi udon tebal dalam kuah dashi beraroma kari. Dashi merupakan kaldu dasar masakan Jepang yang umumnya dibuat dari serpih cakalang kering (katsuobushi) dan rumput laut kombu. Dari sana, juru masak membumbuinya dengan kecap asin dan kari, menambahkan daging, naganegi, dan tahu goreng, lalu mengentalkannya dengan pati kentang. Singkatnya, hidangan ini berada di antara semangkuk udon dan sepiring kari Jepang.
Fakta Singkat: Curry Udon
- Nama Jepang
- カレーうどん (curry udon)
- Jenis
- Udon panas dalam kuah dashi kari yang dikentalkan
- Asal
- Akhir era Meiji (awal 1900-an); beberapa kedai mengklaim sebagai asalnya
- Dasar
- Dashi yang dibumbui kecap asin, mirin, dan bubuk kari atau roux
- Pengental
- Biasanya pati kentang
- Topping umum
- Babi atau ayam, naganegi, tahu goreng (aburaage)
- Tingkat kepedasan
- Biasanya ringan hingga sedang; bervariasi antar kedai
- Curry Udon Day
- 2 Agustus
- Vegetarian?
- Umumnya tidak; dashi tradisional memakai katsuobushi

Mengapa dashi begitu penting? Sebagai perbandingan, nasi kari Jepang memakai saus kental yang menyerupai rebusan. Curry udon, sebaliknya, berawal dari kaldu gurih dan ringan yang dipakai kedai mi, sehingga semangkuknya terasa lebih seperti sup daripada rebusan. Untuk mi-nya sendiri, lihat panduan kami tentang jenis udon Jepang.
Seperti Apa Rasa Curry Udon?

Curry udon terasa gurih, sedikit pedas, dan sangat menghangatkan. Pertama, dashi memberi umami beraroma asap yang berbasis hasil laut, sementara kecap asin dan mirin menambahkan rasa asin dan sedikit manis. Rempah kari berada di atas dasar itu dan tidak mendominasi. Akibatnya, kuah yang kental membuat setiap suapan terasa lebih kaya dibanding udon biasa.
Tekstur juga separuh daya tariknya. Kuah yang tebal dan mengilap melapisi mi yang lembut dan kenyal, sehingga setiap suapan membawa rasa kari. Namun, perlu hati-hati: kuah ini mudah sekali muncrat, jadi memakai kemeja putih itu cukup berisiko.
Jadi, apakah curry udon pedas? Biasanya rasanya ringan hingga agak pedas. Namun, kedai khusus kadang menawarkan versi yang lebih pedas, dan beberapa menambahkan susu, kelapa, atau buah untuk rasa yang lebih bulat dan manis.
Bahan dan Topping Curry Udon

Secara umum, curry udon klasik membutuhkan empat unsur: udon, dashi, bumbu kari, dan pengental. Sisanya, dengan kata lain, termasuk topping.
Udon
Mi gandum tebal yang dijual dalam kondisi segar, sudah direbus, dibekukan, atau kering. Waktu memasaknya bergantung pada jenisnya.
Dashi Kari
Dashi berbahan dasar cakalang yang dibumbui kecap asin dan mirin, lalu diberi rasa dengan bubuk kari atau roux kari.
Pengental
Pati kentang yang dilarutkan dalam air memberi kuah tekstur kental dan mengilap.

Bubuk kari dan roux kari punya karakter yang berbeda, sehingga resep jarang menukarnya gram per gram. Lagi pula, roux sudah mengandung lemak, tepung, dan bumbu, sedangkan bubuk kari memberi rasa pedas yang lebih tajam dan harus Anda kentalkan sendiri. Silakan baca panduan kari Jepang kami yang membahas keluarga hidangan kari yang lebih luas.
- Naganegi (daun bawang Jepang): dipotong serong; ia melunak di dalam kuah.
- Daging babi, sapi, atau ayam: irisan tipis yang cepat matang dalam kuah yang mendidih perlahan.
- Aburaage: tahu goreng tipis yang menyerap kuah kari dashi seperti spons.
- Kamaboko: kue ikan kenyal dan gurih dengan rasa laut yang ringan; sering kali bisa dilewatkan.
- Telur, remah tempura, atau keju: tambahan populer di beberapa kedai maupun di rumah.
Sebaliknya, acar seperti fukujinzuke lebih sering muncul bersama nasi kari. Meski begitu, beberapa kedai menyajikannya terpisah, dan gaya lokal Toyohashi mencantumkan acar serupa dalam aturan resminya.
Sejarah Curry Udon

Curry udon umumnya dapat ditelusuri hingga akhir era Meiji, sekitar awal 1900-an, ketika kari mulai populer di Jepang. Kala itu, kedai soba dan udon konon mulai menambahkan kari, hidangan bercita rasa Barat yang sudah disesuaikan dengan lidah Jepang, ke dalam dashi mereka. Namun, beberapa restoran mengklaim berkaitan dengan penciptaannya, dan tidak ada sumber yang memastikan satu asal-usul tunggal.

Kisah Waseda: Sanchōan
Salah satu kisah yang cukup terkenal menunjuk pada Sanchōan (三朝庵), sebuah restoran soba di dekat Universitas Waseda di Tokyo. Menurut Universitas Waseda, kedai ini dibuka pada 1906. Kedai ini juga dianggap sebagai tempat lahirnya katsudon yang diikat telur dan curry nanban, hidangan mi kari yang menjadi cikal bakal curry udon. Perlu dicatat, universitas menyajikannya sebagai tradisi, bukan fakta yang sudah pasti. Sayangnya, Sanchōan tutup pada 31 Juli 2018.
Garis Keturunan Asamatsuan
Sementara itu, kisah kedua berpusat pada Asamatsuan (朝松庵), sebuah kedai soba di Nakameguro, Tokyo. Curry Udon 100 Year Innovation Project (カレーうどん100年革新プロジェクト) menyebut pemilik generasi kedua, Torinosuke Tsunoda, berjasa menyebarkan curry nanban, termasuk curry udon, ke seluruh Jepang.
Sejak itu, hidangan ini terus berubah, dari yang sangat pedas hingga yang ringan dan lembut. Meski begitu, gagasan di baliknya tetap sama: kari yang berpadu dengan dashi.
Curry Udon Day: 2 Agustus
Curry Udon 100 Year Innovation Project menetapkan 2 Agustus sebagai Curry Udon Day. Menurut proyek tersebut, curry udon sudah dikenal luas tetapi jarang dimakan, lebih jarang dari perkiraan Anda. Karena itu, hari itu bertujuan memberi lebih banyak kesempatan untuk mencicipinya dan mendorong lahirnya ide-ide baru tentang curry udon. Surat kabar perdagangan pangan Nihon Shokuryo Shimbun menjelaskan pilihan tanggal ini. Tanggal tersebut menggabungkan 2 Juni, yang dahulu dikenal sebagai Curry Memorial Day Yokohama, dengan 2 Juli, Udon Day.
Jangan tertukar dengan Curry Nanban Day pada 1 Desember. Proyek yang sama memilih tanggal itu untuk menghormati Torinosuke Tsunoda dari Asamatsuan, pada hari ulang tahunnya.
Curry Udon, Curry Soba, dan Curry Nanban

Pada dasarnya, curry udon dan curry soba memakai dashi kari yang sama, hanya berbeda mi. Karena soba lebih tipis dan terbuat dari gandum hitam, curry soba terasa lebih ringan. Namun, curry nanban justru yang paling rumit.
| Hidangan | Dasar | Tekstur | Rasa |
|---|---|---|---|
| Curry udon | Dashi kari dengan mi gandum tebal | Kuah kental, mi kenyal | Gurih, sedikit pedas |
| Curry soba | Dashi kari dengan mi soba | Mi lebih ringan dan tipis | Lebih membumi berkat gandum hitam |
| Nasi kari | Saus kari di atas nasi | Mirip rebusan | Lebih kaya dan lebih manis |
Kamus makanan Kodansha mendefinisikan curry nanban sebagai curry soba atau curry udon dengan tambahan daun bawang. Beberapa versi memakai bawang bombai biasa sebagai gantinya. Dengan kata lain, istilah ini tidak selalu berarti soba. Menu menggunakan istilah ini dengan cara yang sedikit berbeda, jadi periksa deskripsinya jika Anda punya pilihan.
Variasi Curry Udon Populer

Secara keseluruhan, curry udon mudah beradaptasi, dan versi regional maupun rumahan terus bermunculan. Berikut empat gaya yang layak diketahui.

Curry Udon Toyohashi
Curry udon Toyohashi merupakan makanan khas Toyohashi, kota di timur Prefektur Aichi, Jepang tengah, yang dibuat pada 2010. Kedai menyusun nasi, yam parut (tororo), dan curry udon dalam satu mangkuk dari bawah ke atas. Lima aturannya juga menetapkan mi buatan sendiri dan telur puyuh Toyohashi. Setelah mi habis, sisa kari dicampur dengan nasi dan yam, hampir seperti bubur.
Curry Udon Ayam dan Naganegi

Misalnya, versi rumahan yang mudah ini biasanya dimulai dari roux kari siap pakai. Karena dada ayam rasanya tetap ringan, kaldu karinya jadi lebih menonjol. Selain itu, iris naganegi secara diagonal agar bertekstur lebih renyah dan warnanya lebih cerah.
Curry Udon Susu Kedelai

Di sini, susu kedelai dan bubuk kari menghasilkan kuah yang lebih pucat dan lebih lembut. Banyak juru masak rumahan memakai mentsuyu, konsentrat kuah mi dalam botol, sehingga tidak perlu membuat dashi dari awal. Hasilnya terasa lembut dan kaya, dan daging babi memberi akhir rasa yang gurih.
Curry Stew Udon

Curry stew udon disajikan dalam periuk tanah liat, dengan kuah yang lebih tebal dan topping yang lebih mengenyangkan. Di dalamnya, paha ayam dan tahu goreng memberi rasa gurih yang lebih dalam. Jujur saja, hidangan ini paling cocok untuk cuaca dingin.
Punya sisa kari Jepang di rumah? Anda juga bisa membuat curry udon dengan cepat. Pertama, encerkan kari dengan dashi atau air hingga mudah mengalir. Lalu tambahkan sedikit kecap asin. Untuk versi yang lebih berkuah dan lebih berempah dari Hokkaido, lihat soup curry.
Kapan dan Di Mana Orang Jepang Makan Curry Udon?

Secara umum, curry udon merupakan makanan sehari-hari yang tersedia sepanjang tahun, tidak terikat musim. Namun, kuahnya yang kental menyimpan panas lebih lama daripada sup udon yang encer, sehingga sangat disambut di hari dingin. Dalam praktiknya, Anda akan menemukannya di tiga jenis tempat.
- Kedai soba dan udon lingkungan: banyak yang mencantumkan curry udon atau curry nanban di samping mangkuk biasa mereka.
- Kedai khusus curry udon: kedai seperti Senkichi atau ZEYO. berfokus sepenuhnya pada hidangan ini, dengan campuran rempah mereka sendiri.
- Dapur rumah: mengubah sisa kari menjadi curry udon sudah lazim dilakukan, dan roux kemasan membuatnya mudah.
Bolehkah kuahnya diminum? Itu terserah Anda, seperti halnya sup mi Jepang lainnya, dan meninggalkan sebagian kuah juga tidak masalah.
Curry Udon vs Udon Biasa

Perbedaan utamanya ada pada kuahnya. Udon panas biasa berkuah dashi dan kecap asin yang jernih, sedangkan curry udon memakai dashi kari yang kental. Akibatnya, keduanya terasa sangat berbeda saat dimakan, meski mi-nya sama.

| Aspek | Curry udon | Udon panas biasa |
|---|---|---|
| Kuah | Dashi beraroma kari | Dashi bening dengan kecap asin |
| Ketebalan | Tebal dan mengilap | Tipis, mirip sup |
| Bumbu | Bubuk kari atau roux, kecap asin, mirin | Kecap asin, mirin, garam |
| Topping umum | Daging, naganegi, tahu goreng | Daun bawang, tempura, kamaboko, nori |
| Rasa | Gurih, sedikit pedas | Ringan, didominasi umami |
| Musim terbaik | Kapan saja; terutama menghangatkan saat cuaca dingin | Sepanjang tahun; versi dingin di musim panas |
Resep Curry Udon

Untuk memulai, resep ini membuat kuah dari dashi dan bubuk kari, bukan roux kemasan. Dengan begitu, rasanya lebih dekat dengan semangkuk mi dari kedai. Singkatnya, Anda menumis topping lalu merebusnya dalam dashi kari yang sudah dibumbui. Setelah itu, kuahnya dikentalkan dan dituang di atas udon panas.
Bahan Curry Udon untuk Dua Porsi
Curry Udon (2 Porsi)
Mi dan Topping
- Udon rebus200 g
- Naganegi (daun bawang Jepang)20 g
- Tahu goreng (aburaage)10 g
- Perut babi, iris tipis100 g
- Kamaboko (opsional)8 g
- Minyak goreng netral7 g (sekitar 1½ sendok teh)
Pengental
- Pati kentang21 g (sekitar 2 sendok makan)
- Air atau kaldu (untuk larutan pati)60 ml
Dashi Kari
- Dashi600 ml
- Bubuk kari14 g (sekitar 2 sendok makan)
- Tepung terigu14 g (sekitar 1½ sendok makan)
- Kecap asin (usukuchi jika ada)49 g (sekitar 3 sendok makan)
- Mirin28 g (sekitar 1½ sendok makan)
- Gula14 g (sekitar 1½ sendok makan)
- GaramSejumput
Cara Membuat Curry Udon: Topping dan Kuah
- Siapkan. Buat dashi yang pekat (dibutuhkan 600 ml); resep ini memakai 40 g serpih cakalang kering per liter air. Sebagai alternatif, campurkan 20 g cakalang serut tebal dengan 20 g serpih lain, seperti ikan saba. Lalu potong naganegi, kamaboko, tahu goreng, dan babi menjadi potongan sekali suap.
- Masak topping. Panaskan minyak di panci sedang, lalu tumis naganegi dan babi. Tepat sebelum matang, tambahkan sejumput garam.
- Tambahkan kari. Taburkan bubuk kari dan tepung terigu di atas babi dan naganegi. Aduk sebentar hingga tidak ada bubuk kering yang tersisa.
- Bumbui kuah. Tuang dashi sedikit demi sedikit sambil diaduk agar tidak menggumpal. Lalu tambahkan kecap asin, mirin, gula, tahu goreng, dan kamaboko. Didihkan, kecilkan api sedikit, buang buihnya, dan rebus selama 1 hingga 2 menit.
Cara Membuat Curry Udon: Pengentalan dan Penyajian
- Kentalkan. Pertama, aduk pati kentang ke dalam 60 ml air. Karena pati cepat mengendap, aduk lagi sesaat sebelum dipakai. Kecilkan api, lalu tuang larutan pati perlahan sambil diaduk dari dasar agar kuah mengental merata. Setelah mengental, biarkan mendidih pelan selama 1 hingga 2 menit agar kuah matang dan teksturnya stabil.
- Panaskan udon dan sajikan. Hangatkan udon, lalu tiriskan dengan baik di saringan; air berlebih akan membuat kuah encer saat dimakan. Terakhir, letakkan mi di mangkuk, tuang kuah kari di atasnya, dan sajikan segera.
Mengatur tekstur: Jika kuah terlalu kental, encerkan dengan sedikit dashi. Jika masih encer, tambahkan sedikit larutan pati lagi sambil diaduk saat menuangnya.
Catatan Vegetarian, Bebas Gluten, dan Alergen
Untuk curry udon vegetarian, gunakan dashi kombu dan shiitake, lewati daging babi dan kamaboko, lalu tambahkan jamur bersama tahu goreng. Periksa juga label roux kari, karena sebagian mengandung ekstrak daging atau susu. Beberapa merek Jepang menjual roux tanpa bahan hewani, tetapi produk tersebut mungkin masih mengandung gandum.
Untuk mangkuk bebas gluten, Anda memerlukan mi bebas gluten dan tamari sebagai pengganti kecap asin. Gunakan juga pati kentang sebagai pengganti tepung terigu. Seperti tertulis, resep ini mengandung gandum, kedelai, ikan (dari dashi dan kamaboko), serta babi. Selalu periksa setiap kemasan, karena komposisi produk berbeda-beda tiap merek.
Tempat Makan Curry Udon di Jepang

Secara umum, Anda bisa memesan curry udon di banyak kedai udon dan soba di seluruh Jepang. Untuk pengalaman yang lebih mendalam, carilah kedai khusus curry udon. Ketiga kedai ini berada di Tokyo, di Prefektur Mie, Jepang tengah, dan di Prefektur Ibaraki, di timur laut Tokyo. Ketiganya merupakan contoh, bukan peringkat.
Periksa sebelum berkunjung: Kami meninjau rincian ini pada 26 Oktober 2026. Jam buka, menu, dan harga bisa berubah, jadi pastikan langsung ke setiap kedai sebelum datang. Foto berasal dari arsip kami dan mungkin tidak sesuai dengan menu saat ini.
Senkichi (千吉), Jiyugaoka, Tokyo

Senkichi merupakan rantai kedai khusus curry udon, dan cabang Jiyugaoka-nya memiliki jam buka yang panjang. Foto arsip kami menunjukkan satu set dengan nasi, salad, dan tempura chikuwa di sampingnya. Namun, nama menu bisa berubah, jadi periksa daftar menu terbaru di situs resmi.
- Alamat
- 2-12-21 Jiyugaoka, Meguro, Tokyo
- Telepon
- 03-3723-3811
- Jam buka
- 11.00 sampai 23.00 (situs resmi)
- Situs web
- senkichi.co.jp
Tamaki (たま樹), Matsusaka, Mie

Selanjutnya, Tamaki merupakan kedai khusus curry udon di dekat Stasiun Tokuwa di Matsusaka, kota di Prefektur Mie. Kedai ini hanya buka untuk makan siang, dan kami tidak menemukan situs resminya. Karena itu, sebaiknya telepon dulu sebelum datang khusus.
- Alamat
- 1070-3 Shimomura-cho, Matsusaka, Mie
- Akses
- Dekat Stasiun Tokuwa
- Jam buka
- Senin dan Kamis hingga Minggu, 11.00 sampai 13.45; tutup pada Selasa dan Rabu
- Sumber
- Daftar di Hot Pepper Gourmet; belum dapat dipastikan oleh kedai
ZEYO. (カレーうどん ZEYO.), Tsukuba, Ibaraki

ZEYO. menyebut dirinya satu-satunya kedai khusus curry udon di Ibaraki. Untuk dashinya, ZEYO. memakai beberapa jenis ikan kering premium, termasuk cakalang, ikan saba, dan sarden, yang dibumbui kecap asin dan hon-mirin. Kedai itu lalu memadukan 28 rempah dan menghabiskan dua hari untuk membuat kuah kari. Dalam foto arsip kami, irisan daging babi yang tebal tampak di atasnya.
- Alamat
- Bestland IV 1F, 2-6-1 Amakubo, Tsukuba, Ibaraki
- Telepon
- 029-854-1778
- Jam buka
- 11.30 sampai 14.30, 18.00 sampai 23.00; tanpa hari tutup tetap (situs resmi)
- Situs web
- zeyo298.jimdofree.com
Mengapa Curry Udon Tetap Menjadi Makanan Penghibur Khas Jepang
Pada akhirnya, curry udon memikat karena tiga unsur sederhana: dashi yang gurih, udon yang kenyal, dan rempah kari yang lembut. Hidangan ini lahir sebagai eksperimen era Meiji di kedai mi, dan hingga kini masih ditemukan di mana-mana, dari konter khusus hingga dapur rumah.
Penasaran dengan keluarga besarnya? Telusuri lebih banyak hidangan kari Jepang, mulai dari nasi kari sehari-hari hingga soup curry khas Hokkaido.
FAQ Curry Udon
Tentang Hidangan
- Apakah curry udon pedas?
-
Biasanya, curry udon rasanya ringan hingga agak pedas. Jenis dan jumlah bubuk kari atau roux menentukan tingkat pedasnya, jadi versi rumahan mudah disesuaikan. Selain itu, kedai khusus kadang menyajikan mangkuk yang lebih pedas.
- Apakah curry udon sama dengan kari yang dituangkan di atas mi?
-
Tidak persis. Curry udon klasik dimulai dari dashi, kaldu gurih yang biasa dipakai untuk sup mi, lalu dibumbui kecap asin dan kari. Kuahnya lebih encer dan lebih berkuah daripada saus kari untuk nasi. Sisa kari tetap bisa dijadikan versi cepat jika diencerkan dengan dashi.
- Apa perbedaan antara curry udon dan curry nanban?
-
Curry nanban biasanya berarti curry soba atau curry udon dengan tambahan daun bawang. Beberapa kedai memakai bawang bombai biasa sebagai gantinya. Karena istilah ini bisa mencakup kedua jenis mi, periksa deskripsi di menunya.
Memasak di Rumah
- Jenis udon apa yang paling cocok?
-
Udon beku cocok karena tetap kenyal dan cepat panas. Udon yang sudah direbus, di sisi lain, paling lembut dan praktis. Udon kering juga bisa dipakai, tetapi butuh waktu lebih lama untuk dimasak. Apa pun pilihannya, tiriskan dengan baik agar tidak mengencerkan kuah.
- Bagaimana cara mencegah kuah kari menggumpal?
-
Aduk kembali larutan pati kentang tepat sebelum dimasukkan, karena pati cepat mengendap. Lalu kecilkan api dan tuang perlahan sambil diaduk dari dasar. Menambahkan dashi secara bertahap setelah tepung juga membantu mencegah gumpalan.
- Bisakah saya membuat curry udon dengan roux kari kemasan?
-
Bisa. Banyak versi rumahan, seperti gaya ayam dan naganegi di atas, dimulai dari roux. Larutkan roux dalam dashi, bukan air biasa, agar rasanya lebih mirip kedai mi. Karena roux sudah mengandung tepung, Anda mungkin hanya perlu sedikit pengental tambahan atau bahkan tidak perlu sama sekali.
- Bisakah curry udon dibuat vegetarian atau vegan?
-
Di rumah, bisa, dengan beberapa penyesuaian. Gunakan dashi kombu dan shiitake sebagai pengganti katsuobushi, lewati daging dan kue ikan, dan periksa label roux untuk ekstrak daging atau susu. Namun, di restoran di Jepang, anggaplah kuahnya mengandung dashi katsuobushi kecuali kedai menyatakan sebaliknya.
Makan Curry Udon di Jepang
- Di mana saya bisa makan curry udon di Jepang?
-
Banyak kedai udon dan soba di seluruh Jepang menyajikan curry udon. Kedai khusus, seperti Senkichi di Tokyo atau ZEYO. di Tsukuba, sepenuhnya berfokus pada hidangan ini. Di Toyohashi, Aichi, Anda juga bisa mencoba gaya lokal berlapis dengan nasi dan yam parut.
- Kapan Curry Udon Day?
-
Curry Udon Day jatuh pada 2 Agustus. Curry Udon 100 Year Innovation Project menetapkan tanggal ini untuk mendorong orang makan hidangan tersebut. Curry Nanban Day yang terpisah jatuh pada 1 Desember.
Referensi
- Waseda Weekly (Waseda University) – Perpisahan dengan Sanchōan, Kedai Soba Berusia 112 Tahun di Waseda (Juli 2018) (Diakses Oktober 2026)
- Curry Udon 100 Year Innovation Project – Curry Udon Day (Diakses Oktober 2026)
- Curry Udon 100 Year Innovation Project – Curry Nanban Day (Diakses Oktober 2026)
- Nihon Shokuryo Shimbun – Kalender Makanan Hari Ini: Curry Udon Day (Diakses Oktober 2026)
- Kotobank (Kodansha, World Cuisine Dictionary) – Curry Nanban (Diakses Oktober 2026)
- TableMark – Toyohashi Curry Udon, Aichi (Diakses Oktober 2026)
- Ministry of Economy, Trade and Industry, Chubu Bureau – Profil Merek Dagang Toyohashi Curry Udon (PDF) (Diakses Oktober 2026)
- Senkichi – Daftar Kedai (Diakses Oktober 2026)
- Hot Pepper Gourmet – Tamaki, Matsusaka (Diakses Oktober 2026)
- ZEYO. – Situs Resmi (Diakses Oktober 2026)
Artikel Terkait
- Toyohashi Curry Udon (Ditinjau: Oktober 2026)
- Curry Rice (カレーライス) (Ditinjau: Oktober 2026)
- Soup Curry (スープカレー) (Ditinjau: Oktober 2026)
- A Dive into Japanese Curry: Flavors, Variations, and Comfort (Ditinjau: Oktober 2026)
- Udon: Mi Gandum Tebal dan Gaya Daerah (Ditinjau: Oktober 2026)
- Sanuki Udon (讃岐うどん) (Ditinjau: Oktober 2026)
- Fukujin Zuke (福神漬け) (Ditinjau: Oktober 2026)



コメント